Belajar menggambar di Sewu Cafe itu asyik

Menggambar bagi siswa madrasah ibtidaiyah memiliki banyak manfaat, yaitu mengembangan keterampilan motorik, seperti mengendalikan pena atau pensil, yang penting untuk menulis dan aktivitas sehari-hari lainnya.

Selain itu menggambar memungkinkan siswa untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan imajinasi mereka dengan cara visual, yang dapat meningkatkan kreativitas.

Menggambar juga dapat menjadi alat komunikasi yang kuat bagi siswa yang mungkin kesulitan mengungkapkan diri secara lisan atau tertulis. Ini dapat membantu mereka berkomunikasi lebih baik dengan teman dan guru.

MI NU 25 Curugsewu bekerjasama dengan Bayu Murti, S.Sn. alumni Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Lulusan ISI tahun 2016 ini tinggal di desa Pagersari RT 04 RW 05 Kecamatan Patean. Saat ini Bayu-nama  panggilan menjadi salah satu pengelola Sewu Cafe, yang berkawasan di Curugsewu.

“Selagi masih aktif di cafe milik karang taruna desa Tunas Muda, saya ingin memanfaatkan potensi yang ada disini, sambil sedikit menyalurkan hobi saya mas, saya berharap bukan hanya melayani pengunjung cafe, tapi sewu cafe menjadi tempat anak mengembangkan literasi, bisa gambar, diskusi, review buku, latihan tari dan sebagainya” Kata Bayu dalam obrolan kami.

Belajar di Sewu Cafe dilaksanakan setiap hari Jum’at, pukul 15.00 sampai dengan pukul 17.30 WIB. Merdeka belajar yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah menjadi salah satu alasan kerjasama yang dibangun oleh MI NU 25 Curugsewu, bersama seniman yang kuliah di fakultas seni rupa ISI Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *