Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan program untuk peningkatan mutu pendidikan, dengan sasaran guru dan kepala madrasah. hal tersebut dilaksanakan dalam bentuk fasilitasi pengembangan keporfesian berkelanjutan (PKB) melalui kelompok kerja, baik guru maupun kepala madrasah.
KKM Jateng 0011 pada tahun ini mendapat kesempatan untuk menerima manfaat dari program kementerian diatas. diikuti oleh 12 kepala madrasah dari kecamatan Pageruyung, Plantungan, dan Patean. kegiatan ini dilaksanakan dalam 12 kali pertemuan sejak 30 Agustus lalu.
Aris Nurfat’hani, S.Pd, kepala MI NU 25 Curugsewu menjadi salah satu peserta kegiatan ini. materi yang diajarkan tentang kewirausahaan. dimana tiga tugas pokok kepala madrsah menurut Permendikbud No 15 tahun 2018 adalah kemampuan managerial, pengembangan wirausaha, dan supervisi guru, tenaga kependidikan.
targer kompetensi pelatihan wirausaha bagi kepada madrasah dibawah naungan kementerian agama kabupaten Kendal meliputi kreatif, inovatif, kerja keras dan pantang menyerah. Masamah Dewi mengatakan “setelah mengikuti pelatihan, diharapkan kepala madrasah dapat merencanakan program unit usaha dengan menganalisis karakteristik kewairausahaan dalam hal memiliki ide kreatif, eksplorasi dan potensi madrasah”.
sebagai narasumber dan fasilitator daerah, Masamah Dewi juga menyampaikan bahwa wirausaha bukan hanya fisik, seperti koperasi dan sejenisnya. namun wirausaha di madrasah juga perlu mengembangkan bidang non fisik, seperti membuat aplikasi, bimbel dan tidak harus profit, yang penting dapat membangun karakter.