Gema sholawat Grayak Kendal Habib Fauzi Rizal Al Munawar bergelora di lapangan Desa Wirosari. Jama’ah pengajian yang datang dari segala penjuru wilayah kabupaten Kendal dan Temanggung sudah memenuhi majlis pengajian sejak pukul 20.00 WIB.
Publikasi yang dilakukan oleh panitia memang patut diacungi jempol. Dari media sosial, grup Whatsapps warga NU, hingga memenuhi beranda facebook kalangan millenial yang akhir-akhir ini sedang gandrung dengan sholawat. Kendati demikian, penentuan hari pun dianggap tepat, yaitu Kamis malam Jum’at, 14 September 2023. Tidak ada majlis sholawat yang bersamaan pada malam ini.
K.H Ahmad Rajin, Rois Syuriah MWC NU kecamatan Patean, dan pengasuh pondok pesantren Assalafiyyah Annahdliyyah Curugsewu mengisi tausiyah disela-sela lantunan sholawat yang dipekikkan semua jama’ah malam ini.
Dalam ceramah singkatnya, abah Rajin-nama panggilan menyampaikan, tanda ahli surga ada empat perkara, yaitu Qolbun Taqiyyun (hati yang tenang), Lisanun Fasihun (ucapan yang baik), dermawan, dan Wajhun Malihun (wajah ceria).
Pengasuh pondok dan juga ketua MUI kecamatan Patean ini juga menyampaikan untuk selalu Husnudzan kepada orang lain daripada Su’udzan. Berbaik sangka walaupun tidak tepat mendapat pahala. Sebaliknya, berburuk sangka walaupun sesuai dugaan, akan senantiasa mendapat dosa.
Calon penghuni surga akan terlihat dari pembawaannya yang tenang, ucapan dan perilakunya baik, dermawan dan murah senyum. “Tagline ahli surga adalah aku selalu bahagia” Begitu tandasnya.